Tampilkan postingan dengan label Kitab Tasawwuf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kitab Tasawwuf. Tampilkan semua postingan

Download Kitab Mukasyafatul Qulub

Picture of مكاشفة القلوب المقرب الى حضرة علام الغيوبKitab Mukasyafatul Qulub Al-Muqarribu IlaaHadhrati ‘Allaamil Ghuyub Fi ‘Ilmit Tashawuf (diterjemahkan menjadi Menguak Rahasia Qolbu) ditulis oleh Imam Ghazali. Pembahasan yang disajikan dalam kitab ini ialah tentang hal ihwal qolbu manusia dalam kaitan untuk meneliti hal-hal yang menyehatkannya dan menanggulangi pencemaran yang membuatnya menjadi sakit. bahan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan hal-hal yang bisa membantu kita untuk mendapatkan ketajaman hati dengan di  tambahi kisah-kisah teladan dan ibarah yang sangat bagus untuk cermin kita di kehidupan sehari-hari.

Qolbu merupakan bagian paling penting yang dimiliki oleh tubuh manusia. Kedudukannya seolah-olah bagaikan kepala dari anggota tubuh manusia. Apabila ia sehat, menjadi sehat pulalah semua anggota tubuhnya. Begitu pula halnya bila ia sakit, akan menjadi sakitlah seluruh anggota tubuhnya.

Download Kitab Bidayat Al-Hidayah


Kitab “Bidayatul Hidayah” karya ulama besar Abu Hamid Muhammad al-Ghazali ini banyak disebut-sebut sebagai Mukadimah Ihya Ulumuddin, karya masterpiece beliau yang sangat monumental itu.

Kitab ini membahas proses awal seorang hamba mendapatkan hidayah dari Allah Ta’ala, dimana sang hamba sangat membutuhkan pertolongan dan bimbingan dari-Nya. Juga menjelaskan seputar halangan  maupun rintangan yang tersebar di sekitarnya, yaitu ketika sang hamba berusaha untuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta, melalui tata cara dan  adab yang benar.

Kitab ini secara garis besar berisi tiga bagian. Yakni, Bagian tentang adab-adab ketaatan, bagian tentang meninggalkan maksiat, dan bagian tentang bergaul dengan manusia, Sang Maha Pencipta, dan sesama makhluk. Menurut al-Ghazali, jika hati kita condong dan ingin mengamalkan apa-apa yang ada di kitab ini, maka berarti kita termasuk seorang hamba yang disinari oleh Allah dengan cahaya iman di dalam hati.

Download Kitab Ittihafu Saadah Syarah Ihya Ulumuddin


تصویر منبعImam As-Sayyid Al-Murtadha Az-Zabidi
Beliau adalah As-Sayyid Al-Imam Al-Mujaddid Al-Mutafaqqih Abul Faidh Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Abdur Razzaq yang dikenal dengan panggilan Murtadho Al-Husaini Az-Zabidi Al-Hanafi. Nasab beliau sampai kepada As Sayyid Al Imam Ahmad bin Isa bin Al Imam Zeid bin 'Ali bin Al Hasan bin 'Ali bin Abi Tholib. Beliau berasal dari kota "Wasith" sebuah kota di Bagdad (Irak)

Sejarawan terkemuka asal Yaman, Muhammad ibn Zabaroh Al-Hasani berkata dalam "Nasyr al-'Arf li Nubala' al-Yaman ba'da al-Alf" menyebutkan: Sayyid Murtadho Az-Zabidi mempelajari ilmu hadits dari Muhammad Fakhir bin Yahya Al Lahabadi dan Syah Waliyullah Ad-Dahlawi dan meminta ijazah padanya. kemudian beliau pergi merantau ke kota Zabid dan tinggal  disana dalam waktu yang cukup lama sehingga diberi nisbat "Az-Zabidi". Beliau menimba ilmu sastra dan adab dari kota itu dari seorang guru bernama 'Abdul Kholiq bin Abu Bakar Al Mizjaji. Atasnya pula beliau membaca "Shohih al-Bukhori" dan "Shohih Muslim" beserta "Sunan An Nasa'i" dari awal hingga akhir beliau juga membaca kitab "Al-Kanz" serta "Al-Manar" sebuah karya Imam An-Nasafi Al-Hanafi dan "Musalsalat Ibn 'Uqailah" yang berjumlah empat puluh lima musalsal, begitu juga "al-Musalsal bi Yaum al-'Id". Beliau selalu bersama gurunya dan mengikuti semua pengajiannya, baik pengajian umum atau pengajian khusus.

Download Kitab Ihya Ulumuddin

Kitab Ihya Ulumuddin adalah karya seorang ulama besar, Hujjatul Islam, Al Imam Abu Hamid Ghozali atau Imam Ghozali adalah kitab besar yang sangat berpengaruh di kalangan umat Islam. Walaupun umur kitab ini sudah ratusan tahun, namun hingga kini, kitab ini tetap menjadi rujukan utama bagi para penempuh jalan sufi.
Kitab ini berisi ajaran tentang Adab, ibadah, tauhid, akidah dan tasawuf yang sangat mendalam. Kitab ini merupakan hasil perenungan yang mendalam dari Imam Ghozali tentang berbagai hal, khususnya tentang pensucian hati.
Seorang ulama besar lainnya al-Imam an-Nawawi pernah berkata: “Jika semua kitab Islam hilang, naudzubillah, dan yang tersisa hanya kitab Ihya’ maka ia mencukupi semua kitab yang hilang itu.”