Tampilkan postingan dengan label Ahlusunnah Wal Jamaah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahlusunnah Wal Jamaah. Tampilkan semua postingan

Memahami Perkataan Imam Syafi’i Dalam Pembagian Bid’ah

Menurut Imam Syafi’i tentang pemahaman bid’ah ada dua riwayat yang menjelaskannya.
Pertama, riwayat Abu Nu’aim;

اَلبِدْعَة ُبِدْعَتَانِ , بِدْعَة ٌمَحْمُودَةٌ وَبِدْعَةِ مَذْمُوْمَةٌ فِيْمَا وَافَقَ السُّنَّةَ فَهُوَ مَحْمُوْدَةٌ وَمَا خَالَفَهَا فَهُوَ مَذْمُومْ.

Bid’ah itu ada dua macam, bid’ah terpuji dan bid’ah tercela. Bid’ah yang sesuai dengan sunnah, maka itulah bid’ah yang terpuji sedangkan yang menyalahi sunnah, maka dialah bid’ah yang tercela’.

Kedua, riwayat Al-Baihaqi dalam Manakib Imam Syafi’i :

. اَلمُحْدَثَاتُ ضَرْبَانِ, مَا اُحْدِثَ يُخَالِفُ كِتَابًا اَوْ سُنَّةً اَوْ أثَرًا اَوْ اِجْمَاعًا فَهَذِهِ بِدْعَةُ الضّلالَةُ وَمَا اُحْدِثَ مِنَ الْخَيْرِ لاَ يُخَالِفُ شَيْئًا مْن ذَالِكَ فَهَذِهِ بِدْعَةٌ غَيْرُ مَذْمُوْمَةٌ

‘Perkara-perkara baru itu ada dua macam. Pertama, perkara-perkara baru yang menyalahi Al-Qur’an, Hadits, Atsar atau Ijma’. Inilah bid’ah dholalah/ sesat. Kedua, adalah perkara-perkara baru yang mengandung kebaikan dan tidak bertentangan dengan salah satu dari yang disebutkan tadi, maka bid’ah yang seperti ini tidaklah tercela’

Gelar Ulama dan Istilahnya di Madzhab Asy-Syafi'i

GELAR ULAMA

Identitas para ulama dalam pembahasan kitab-kitab salaf sering kali disebutkan dalam bentuk laqob (gelar/julukan). Pemberian laqob tersebut disesuaikan dengan kapasitas, kepedulian dan tingkatan/kedudukan seseorang pada disiplin ilmu tertentu dan laqob tersebut pada akhirnya justru lebih dikenal daripada nama aslinya.
Untuk menelusuri suatu pendapat yang dinisbatkan kepada salah satu ulama dan sekaligus mengklasifiksikannya dalam kategori kuat atau lemah, sudah barang tentu harus mengetahui laqob-laqob tersebut. Selain itu, untuk menghindari kesalah pahaman dituntut pula untuk mengetahui laqob-laqob yang terdapat pada fan-fan lain (selain fiqh). Hal ini dikarenakan masing-masing fan ilmu sering kali menggunakan laqob yang sama namun yang dimaksud berbeda. Seperti gelar “As-Syaikh” menurut istilah fiqh, hadist, mantiq maupun balaghoh mempunyai maksud yang berbeda. Oleh karena itu, berikut ini adalah gelar-gelar (laqob) fuqoha Syafi’iah (ulama bermadzhab Syafi’i).


Terjemahan Nadhom Tauhid Aqidatul Awam



Kitab Nazhom Aqidatul awam karangan Syech Ahmad Marzuki bermula dari mimpi Syech Ahmad Marzuki  pada malam jumat pertama di bulan Rajab tahun 1258  yang bertemu dengan Rasulullah SAW dan para sahabatnya, dalam mimpi tersebut Rosululloh saw berkata kepada Syech Ahmad al marzuki “Tulislah Nadzhom Tauhid “  Barang siapa yang menghafalnya dia akan masuk kedalam surga dan mendapatkan segala macam kebaikan yang sesuai dengan Al quran dan Sunnah .” Syech Ahmad marzuki pun bingung dan bertanya kepada Rasulullah SAW ” Nadzhom apa ya Rasulullah..??. Para sahabat menjawab ” Dengarkan saja apa yang akan Rosululloh saw ucapkan ” . Nabi Muhammad saw berkata ” Ucapkan..

Download Ebook Islami ; Fikih Shalat 4 Madzhab karya Abdul Qadir Ar-Rahbawi



Ashhabur-Royi.blogspot.com. Kitab ini menyajikan perbandingan shalat 4 madzhab dengan sangat menarik, lugas dan mudah dipahami oleh semua kalangan, juga disertai dengan dalil-dalil yang dijadikan sandaran didalamnya. Diharapkan dengan ini bisa saling memahami perbedaan yang ada diantara madzhab-madzhabIslam, sehingga dengan begitu tidak perlu adanya pecah belah diantara kaum Muslimin.

EBOOK [EDISI DOWNLOAD PERTAMA - TIDAK LENGKAP] ini tidak mencantumkan seluruh isi buku, namun hanya mencantumkan beberapa hal yang terkait dengan shalat mulai dari syarat hingga hal-hal yang membatalkan shalat (Tidak Lengkap). karena hanya menyoroti hal-hal yang dianggap bagian vital yang memang nampak terjadi gesekan dalam prakteknya. Berikut isi yang ada didalam ebook ini (hal. 188-259) :